DINKES JENEPONTO LAKUKAN RAKOR DAN EVALUASI DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR

 



(Selasa, 21/05/2024) Bertempat Di Hotel Maxone Makassar Telah Dilakukan Rapat Koordinasi Dan Evaluasi Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM). Pertemuan Ini dibuka langsung Oleh Bapak PJ Bupati Jeneponto Junaedi B, S.Sos, MH. Dalam Sambutannya, Beliau menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan Rapat Koordinasi Dan Evaluasi Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular dengan melibatkan lintas program dan lintas sektor terkait. 

Pertemuan ini melibatkan lintas  sektor yang terkait Lintas Program, Kepala Puskesmas Dan Penanggung Jawab Program PTM Tingkat Kabupaten Jeneponto  untuk menkoordinasikan upaya-upaya yang akan dilakukan dalam rangka meningkatkan capaian deteksi dini ptm sehingga dapat menurunkan penyakit tidak menular di Kabupaten Jeneponto, dan  membuat kesepakatan/komitmen yang akan dievaluasi pada pertemuan.

Penyakit Tidak Menular menjadi penyebab kematian utama sebesar 41 juta jiwa setiap tahunnya (74%) dari seluruh kasus kematian yang terjadi di seluruh dunia, sebanyak 77 persen atau sekitar 31,4 juta jiwa terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk IndonesiaPenyakit Tidak Menular yang utama di dunia, di antaranya Penyakit Kardiovaskuler, Seperti Serangan Jantung Dan Stroke, Berbagai Jenis Kanker, Penyakit Paru Atau Respirasi Kronik, Seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik Dan Asma Bronkial, Serta Diabetes. kondisi ini timbul akibat perubahan perilaku manusia dan lingkungan yang cenderung tidak sehat terutama pada negara-negara berkembang.

Berdasarkan data laporan SPM Tahun 2023 jumlah penderita diabetes di Kabupaten Jeneponto sebanyak 6.231 jiwa, sedangkan yang mendapatkan pelayanan skrining diabetes sesuai standard sebanyak 5.733 jiwa atau sebesar 92%. Jumlah penderita hipertensi sebanyak 59.902 jiwa dan yang mendapatkan pelayanan skrining hipertensi sesuai standard sebanyak 68.509 jiwa atau sebesar 87,44%.

PJ Bupati Jeneponto Junaedi B, S.Sos, MH. juga  menekankan beberapa Poin Penting dalam upaya deteksi dini penyakit tidak menular ini seperti pentingnya kesadaran dan edukasi, fasilitas kesehatan yang memadai, kolaborasi dan kemitraan , peningkatan akses layanan kesehatan. beliau juga mengajak untuk bekerjasama dengan seluruh stakeholder guna meningkatkan derajat kesehatan, pengetahuan dan pemahaman serta kesadaran sekaligus upaya untuk mencegah penyakit tidak menular sejak dini guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kita, mengurangi beban penyakit tidak menular, dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.





Komentar

Postingan Populer