Hikmah Maulid Dinkes, Penceramah Ajak Banyak-banyak Bersyukur

 



Dinas Kesehatan Jeneponto menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah Tahun 2023 di Masjid Asy Syifa Dinas Kesehatan, Jl. Kesehatan, Kabupaten Jeneponto, Selasa (7/11/2023).

Maulid tersebut diikuti seluruh pegawai Dinas Kesehatan, perwakilan RSUD Lanto Dg Pasewang dan perwakilan Puskesmas se Kabupaten Jeneponto.

Sekretaris Dinas Kesehatan, M. Adnan Nur, SH, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengingat kembali perjuangan nabi Muhammad SAW sebagai tauladan.

Menurutnya, kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh Nabi patut untuk diteladani dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai umatnya. 

"Kegiatan ini memiliki makna meneladani Nabi Muhammad SAW. Kita jadikan kebiasaan beliau untuk menjadi pedoman bagi kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh jamaah untuk banyak-banyak bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang memiliki banyak keutamaan didalamnya.

Sementara itu, pembawa Hikmah Maulid, Ust Amri Uswat, S.Pd. M.Pd menjelaskan bahwa momentum perayaan maulid Nabi Muhammad SAW adalah bagian dari upaya menunjukkan bukti cinta kepada nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, ada banyak metode yang bisa dilakukan untuk menunjukkan bukti cinta kepada nabi, salah satunya melalui momentum peringatan maulid nabi tersebut.

"Maulid seperti ini adalah salah satu metode untuk menunjukkan bukti cinta kepada nabi dan yang mencintai nabi akan bersamanya di Surga Allah. Makanya janganlah hal-hal seperti ini dipertentangkan," terangnya.

Selain itu, dia juga mengajak kepada para jamaah untuk banyak-banyak mensyukuri nikmat Allah SWT. Menjadikan kesederhanaan sebagai bagian dari gaya hidup seperti yang dilakukan oleh nabi.

Baginya, kesederhanaan akan mampu menghindarkan kita dari berbagai hal negatif, apalagi pada jaman yang ada saat ini dengan mudahnya kita melihat berbagai kemewahan yang tidak akan pernah ada habisnya.

Dalam ceramahnya, ia banyak menjelaskan kisah kehidupan nabi Muhammad SAW semasa hidupnya yang jauh dari kata mewah, mengedepankan silaturahmi, berbagi dan hidup dalam sifat sabar.

"Olehnya itu, mari kita kurang-kurangi mengeluh dan banyak-banyak bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT," tuturnya.

Kegiatan serupa dikatakan sebagai bagian dari syiar Islam untuk mengenang nabi Muhammad SAW,  sebagai tauladan bagi umat muslim sebagai bagian dari metode menunjukkan cinta dan tidak terikat waktu. 

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kabid, Kasubkor dan seluruh Kepala Puskesmas jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto. (*)







Komentar

Postingan Populer